Daniel Johan: Indonesia Kuat Karena Majemuk

Hanif
11/09/2017 - 12:32
Pilarbangsa.id, Sambas - Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia(MPR-RI), Daniel Johan menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada kader serta simpatisan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Senin, (19/06/2017).
 
Keempat pilar yang biasa disingkat PBNU oleh kader PKB  itu yakni, Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Bentuk Negara, UUD NRI 1945 sebagai Konstitusi Negara & Ketetapan MPR.
 
Dalam pemaparan materinya, politisi yang populer dengan panggilan ”Bang DJ” ini mengungkapkan pentingnya pengamalan Empat Pilar Kebangsaan untuk menangkal radikalisme yang akhir-akhir ini mulai meresahkan masyarakat.
 
"Pancasila bukan saja ideologi dan dasar negara, melainkan juga hasil dari implementasi hidup bermasyarakat dan interaksi antar anggota masyarakat. Oleh karena itu, apa yang sudah dirumuskan oleh pendiri bangsa harus kita aplikasikan dalam hidup sehari-hari agar kita kokoh sebagai bangsa," ujarnya.
 
Sebagaimana kita ketahui belakangan ini banyak sekali ideologi-ideologi luar yang berusaha memecah belah persatuan bangsa. Oleh karena itu, mengamalkan Pancasila merupakan jawaban yang tepat untuk membentengi diri dari pengaruh negatif ideologi tersebut.
 
"Selain mengamalkan Pancasila, menghayati dan memahami Bhinneka Tunggal Ika juga penting, karena Indonesia adalah bangsa yang memiliki banyak perbedaan. Justru inilah kekayaan yang membuat kita menjadi bangsa besar, bukan sebaliknya, memecah belah bangsa, tutup Wakil Ketua Komisi IV DPR tersebut.
 
Melihat situasi politik dan tak terbendungnya informasi di media sosial, Daniel juga mengajak masayarakat untuk melawan berita palsu (HOAX) yang berisi berita dari sumber yang tak jelas, ujaran kebencian, dan SARA yang berpotensi memecah belah persaudaraan. 
 
“Saat ini kita susah membedakan informasi yang kita terima di media sosial benar atau hoax, saya harap kita lebih selektif untuk menyebarkan berita.” tegas Wasekjen DPP PKB ini.