Darmaningtyas: Lebih Efektif 3 In 1 Dibangdingkan Sistem Ganjil Genap

khanza
21/06/2016 - 10:09

 Pilarbangsa.id, Pemprov DKI Jakarta akan menguji cobakan sistem ganjil-genap sebagai pengganti 3 in 1. Namun menurut pengamat transporasi Darmaningtyas, kebijakan ini terlalu terburu-buru.

"Bagi saya, ini pilihan dari kepanikan, ketika 3 in 1 dihapuskan kemacetan bertambah," ujar Darmaningtyas, Senin malam (20/6/2016).

Darmaningtyas sendiri mengaku lebih cenderung memilih dipertahankannya sistem 3 in 1. Jika sistem 3 in 1 dianggap tak efektif, setidaknya pemerintah langsung memberlakukan electronic road pricing (ERP).

Darmaningtyas tidak berpikir bahwa akan ada perilaku curang dari para pengendara atas diberlakukannya sistem ganjil-genap ini. Menurutnya, petugas memang akan kesulitan untuk melakukan pengawasan seluruh kendaraan di jalanan. Namun, pihak kepolisian dan dinas perhubungan akan membuat kantor bersama.

"Baik polisi maupun dinas perhubungan, mereka akan membentuk kantor bersama untuk menertibkan kondisi lalu lintas. Kantor bersama ini dalam rangka ganjil-genap kan untuk memudahkan pengawasan. Tapi sebenarnya untuk tujuan jangka panjang, tujuan ke depannya," kata Darmaningtyas.

Namun karena sudah terlanjur diputuskan, Darmaningtyas menganggap sistem pelat ganjil-genap ini sebagai solusi sebelum diterapkannya ERP nanti.

"Tapi ini adalah solusi antara sebelum diterapkannya ERP. ERP kan sekarang rencananya 3 bulan lagi akan diterapkan. Intinya, sistem ganjil-genap ini akan diterapkan hingga sistem ERP siap," pungkas Darmaningtyas.
 

 

Sumber: Detik