Diet GM Ampuh Usir BB Hingga 7 Kg/Minggu

khanza
09/05/2017 - 13:36
Pilarbangsa.id, Berbagai jenis diet yang diklaim dapat cepat menurunkan berat badan kembali ramai diperbincangkan di media sosial, salah satunya diet GM alias General Motors. Tak butuh waktu lama, diklaim diet ini dapat menurunkan bobot 5-8 kg dalam waktu seminggu saja.
 
Menurut ahli gizi dari Lagizi, Novia Akmaliyah, S.Gz, selain cepat menurunkan berat badan, diet GM yang tengah naik daun ini juga diklaim tidak membosankan dengan menu yang diberikan, tidak mengurangi porsi dan masalah-masalah lain yang umumnya dapat menyebabkan gagal diet.
 
"Awalnya diet GM dibuat sebagai cara bagi karyawan General Motors (GM) untuk menurunkan berat badan dengan cepat dan efisien. Diet ini sudah lulus uji di Johns Hopkins Research Center," ungkap Novia.
 
Dalam metode diet ini, seseorang diharuskan untuk mengikuti program selama 7 hari, yang masing-masing sudah ditetapkan menunya. Novia menyebutkan, ada hari di mana orang tersebut hanya boleh makan buah saja, sayur saja, campuran keduanya, sampai pada menu daging dan beras.
 
Jika ingin mendapatkan hasil penurunan berat badan yang maksimal, Anda diharuskan mengikuti dengan benar aturan-aturan tersebut.
 
Dikutip dari Livestrong, nutrisionis dari University of Florida, Elaine Turner, mengklaim metode ini tidak aman untuk menurunkan berat badan, terutama jika dilakukan dalam jangka panjang dan dijadikan sebagai pola hidup. Jika Anda berencana ingin menurunkan berat badan dengan diet GM, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter.
 
Pakar gizi dari Cleveland Clinic menjelaskan bahwa cara paling baik untuk menurunkan dan mempertahankan berat badan adalah dengan mengendalikan porsi makanan dan olahraga teratur. Jangan lupa juga pastikan makanan harian Anda memiliki padat nutrisi.
 
Faktanya, diet GM dianggap tidak memenuhi syarat-syarat ini. Peneliti dari Harvard School of Public Health bahkan mengatakan bahwa program penurunan berat badan ekstrem seperti diet GM juga tidak bisa disamaratakan efektif pada semua orang. Sebab pada dasarnya setiap tubuh memiliki metabolisme yang berbeda-beda.
 
 
 
 
Sumber: Detik