Pancasila sebagai Etika Politik

Hanif
16/08/2017 - 10:15

Pilarbangsa.id, Yogyakarta – Anggota MPR RI H.Agus Sulistiyono, SE. MT menyelenggarakan sosialisasi Pancasila, Undang-Undang Dasar NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Acara ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh agama, mahasiswa, pemuda, dan masyarakat Yogyakarta.

Dalam acara yang dilaksanakan di Aula Bank Bantul (3/7/17) tersebut, beliau menyampaikan pentingnya Pancasila sebagai etika politik. Dengan dasar Pancasila maka demokrasi yang telah berjalan tidak akan ternodai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab karena tidak menggunakan Pancasila itu sendiri. Jika semua yang terkandung di dalamnya kita amalkan dalam politik tentu akan tercipta suasana yang damai, aman, dan berkah.

“Pancasila itu dasar, jadi mau itu politik atau hukum harus yang sesuai dengan Pancasila itu sendiri. Bukan malah melenceng dari dasar yang akan menjadikan perpecahan antar anak bangsa.” Kata Agus. Dalam praktek politik dan hukum di Indonesia harus mencerminkan apa yang terkandung dalam Pancasila. Sehingga mampu menciptakan suasana yang tentram dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Cara-cara politik yang melenceng dari Pancasila jelas itu telah melanggar ideologi bangsa kita dan itu harus ditindak tegas. Maka dari itu kita sama-sama mengedepankan etika politik yang sesuai dengan Pancasila.” tambah Agus.

Dalam akhir acara sosialisasi tersebut, beliau mengajak masyarakat untuk tetap memegang teguh Pancasila sebagai pedoman dalam berfikir dan bertindak. Tidak ada lagi praktek politik yang keluar dari isi yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian jelas akan membawa kemaslahatan bagi bangsa Indonesia serta tetap menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.