Pengunjung keluhkan mahalnya tarif parkir di Jakarnaval

admin
08/06/2015 - 05:46
Ratusan masyarakat Jakarta memenuhi kawasan Monas-MH Thamrin untuk menyaksikan Jakarnaval yang kembali digelar menyambut HUT ke 488 DKI Jakarta. Meski sedang dengan acara tersebut, sebagian pengunjung mengeluhkan mahalnya biaya parkir karena dikelola juru parkir tak resmi.
 
"Iya, tadi saya diminta parkiran satu motor Rp 10.000, menurut saya harga parkiran cukup mahal padahal acaranya cuma sebentar," ujar Bilqis (28), salah satu pengunjung di acara itu saat ditemui merdeka.com pada acara Jakarnaval di Monas, Minggu sore (7/6).
 
Dia menyayangkan kenapa pihak penyelenggara tidak memfasilitasi lahan parkir yang resmi, malah membiarkan parkiran liar di sepanjang area Jakarnaval.
 
"Kita sebagai pengunjung merasa keberatan kalau diminta segitu, ya kalau resmi nggak masalah ada jaminan. Ini kan parkiran liar, mereka nggak bisa jamin kalau motor atau barang kita hilang. Apa mereka tanggung jawab?" protes Bilqis.
 
Begitu juga Mariam (39), warga Depok yang jauh-jauh datang ke acara tersebut merasa kaget, saat diminta uang parkiran per-motor sebesar Rp.10.000.
 
"Tadi pas kita parkir, tukang parkirnya bilang, langsung bayar ya, satu motor Rp. 10.000. Kirain parkir tiga motor Rp.10.000. Kemahalan tuh kan cuma sebentar," kata Mariam.
 
Parkir liar itu memakan trotoar yang seharusnya digunakan untuk pejalan kaki. Seorang juru parkir mengaku tarif itu sudah wajar karena banyak acara yang bisa dinikmati.
 
"Mereka kan ke Monas bukan cuma santai-santai tapi nikmatin hiburan juga, ya wajar lah kita pasang tarif segitu," kata salah satu juru parkir yang tidak mau disebutkan namanya.
 
Sampai jelang Magrib suasana di dalam Monas masih terlihat ramai oleh pengunjung dan artis ibu kota yang menghibur.

Views today

3