CILEGON, PILARBANGSA.ID — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon resmi meluncurkan lima program pendayagunaan mustahik tahun 2026 dengan total anggaran sekitar Rp560 juta. Peluncuran digelar di Aula Dinas Sosial Kota Cilegon dan dihadiri Ketua BAZNAS Provinsi Banten, perwakilan Pemkot Cilegon melalui Kabag Kesra, Kemenag, MUI, serta unsur Forkopimda Kota Cilegon.

Ketua BAZNAS Kota Cilegon H. Fajri Ali menyampaikan bahwa kelima program tersebut difokuskan pada penguatan ekonomi mustahik melalui bantuan usaha produktif. Adapun program yang diluncurkan meliputi Gerobak Produktif, BAZNAS Microfinance Masjid (BMM), Depot Isi Ulang Air Minum, Pertanian BAZNAS, dan Peternakan BAZNAS.

“Hari ini kita launching kurang lebih lima program. Ada BMM, kemudian 50 gerobak produktif, peternakan, pertanian, dan juga depot air. Jadi, totalnya kurang lebih Rp560 juta,” ungkap Fajri Ali.

Ia berharap program ini mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar BAZNAS Kota Cilegon senantiasa amanah dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah milik umat.

“Kami dari BAZNAS mohon doanya dari Bapak dan Ibu sekalian, semoga kami senantiasa dijaga oleh Yang Maha Kuasa dalam menjalankan amanah ini. Kami berharap sinergi dengan semua pihak terus terjalin dan mohon dukungannya,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Cilegon Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Ust. Habibi merinci alokasi anggaran serta sasaran penerima manfaat. Program Gerobak Produktif menyasar 50 mustahik yang tersebar di 43 kelurahan dengan anggaran Rp210 juta. Depot Isi Ulang Air Minum dialokasikan Rp200 juta untuk delapan mustahik di delapan kecamatan.

Selanjutnya, BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) mendapat alokasi Rp70 juta untuk dua masjid. Sementara program Pertanian BAZNAS dan Peternakan BAZNAS masing‑masing dialokasikan Rp40 juta untuk satu kelompok penerima manfaat.

Menurut Ust. Habibi, seluruh program pendayagunaan ini diarahkan untuk mendukung usaha produktif serta memperluas kesempatan mustahik meningkatkan pendapatan keluarga.

“Melalui program pendayagunaan ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha dan mendorong kemandirian ekonomi para mustahik,” ujarnya.

Dengan diluncurkannya kelima program tersebut, BAZNAS Kota Cilegon berharap dana ZIS yang dihimpun tidak hanya bersifat konsumtif, melainkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi mustahik di Kota Cilegon. (Sari)

✅ Sudah rapi siap tayang Broo! 🙏