Serang, pilarbangsa.id – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menekankan bahwa komunikasi serta sikap saling memahami antara suami dan istri menjadi kunci utama membangun keluarga yang harmonis. Menurutnya, pemahaman terhadap karakter dan pola komunikasi masing‑masing pasangan dapat mencegah terjadinya konflik rumah tangga.
Hal itu disampaikan Wagub Dimyati saat menghadiri seminar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Banten bertema “Peran Istri sebagai Pilar Ketahanan Keluarga: Mewujudkan Keluarga yang Tangguh, Bersahaja, dan Berkarakter dalam Menjaga Generasi Bangsa” di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (4/11/2026).
Dimyati mengapresiasi penyelenggaraan seminar yang menghadirkan dr. Aisyah Dahlan sebagai narasumber. Ia menilai edukasi mengenai dinamika rumah tangga sangat penting agar pasangan saling memahami perbedaan karakter dan cara berkomunikasi, sehingga kesalahpahaman dapat berkurang.
“Ini bagus, karena dalam kehidupan rumah tangga biasanya ada konflik, permasalahan, dan persoalan. Melalui materi yang disampaikan Dokter Aisyah Dahlan, kita menjadi paham bahwa perempuan itu banyak bicara, sedangkan laki‑laki kurang bicara,” ungkap Wagub Dimyati.
Ia menjelaskan bahwa konflik rumah tangga dapat berdampak luas, mulai dari hubungan antaranggota keluarga, pekerjaan, hingga kesehatan. Oleh karena itu, komunikasi yang baik dan sikap saling pengertian harus terus dibangun oleh setiap pasangan.
Dimyati berharap pengetahuan yang diperoleh dari seminar tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari‑hari sehingga tercipta suasana keluarga yang tenang, harmonis, dan bahagia.
“Pengisi acara seperti ini mendidik para istri, termasuk para suami, untuk betul‑betul saling memahami satu sama lain. Dengan hadirnya Dokter Aisyah Dahlan, diharapkan tumbuh ketenangan dan kebahagiaan dalam keluarga,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten sekaligus Penasihat DWP Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menyambut baik penyelenggaraan seminar tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana bagi peserta untuk menambah wawasan dan berbagi pengalaman dalam membangun ketahanan keluarga.
Tinawati berharap materi yang disampaikan dr. Aisyah Dahlan dapat memberikan inspirasi baru bagi peserta, baik dalam menjalankan peran di keluarga maupun kehidupan bermasyarakat.
“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan antusias, menyerap ilmu yang disampaikan, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari‑hari,” ujarnya. (red)
