CILEGON, PILARBANGSA.ID – Persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran ke-25 tingkat Kota Cilegon telah mencapai lebih dari 95 persen. Kecamatan Ciwandan dipercaya menjadi tuan rumah, dengan pembukaan kegiatan dijadwalkan berlangsung Jumat (6/11/2026) malam.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Cilegon, Rahmatullah, menyampaikan hampir seluruh persiapan telah rampung, dan panitia tinggal menyelesaikan hal-hal akhir menjelang pembukaan.
“Persiapan MTQ kurang lebih sudah 95 persen ke atas. Pembukaan MTQ ke-25 dilaksanakan pada tanggal 6 November malam ini,” ujar Rahmatullah saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (5/11/2026).
Panggung utama MTQ kali ini dipusatkan di Lingkungan Serang Ilir, Kelurahan Randakari, Kecamatan Ciwandan, tepatnya di kawasan Jalan Lingkar Selatan. Sebanyak 348 peserta dari seluruh kecamatan di Kota Cilegon siap mengikuti berbagai cabang perlombaan. Jumlah peserta terbanyak berasal dari Kecamatan Cibeber, disusul Ciwandan dan Jombang.
Rahmatullah memastikan seluruh peserta telah lolos verifikasi administrasi dan ber-KTP Kota Cilegon, dengan batas usia yang disesuaikan pedoman masing-masing golongan.
“Alhamdulillah, setelah diverifikasi, seluruh peserta ber-KTP Kota Cilegon. Untuk usia pun sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
MTQ ke-25 ini mempertandingkan sekitar 10 cabang dengan 23 golongan, meliputi tilawah Al-Qur’an, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, tahfiz Al-Qur’an, dan cabang lainnya. Para pemenang nantinya akan mewakili Kota Cilegon pada MTQ tingkat Provinsi Banten yang direncanakan digelar April 2027.
“Setelah terpilih peserta terbaik, akan dilakukan pembinaan untuk mempersiapkan mereka menghadapi MTQ tingkat Provinsi Banten,” jelasnya.
Selain ajang perlombaan, panitia juga menyiapkan 11 warung amal yang menyediakan makanan gratis bagi peserta maupun masyarakat umum. Program ini melibatkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari OPD, BUMD, BUMS, hingga BUMN. Fasilitas ambulans juga disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan pelayanan kesehatan selama kegiatan berlangsung.
Dewan hakim yang bertugas sebagian besar merupakan tokoh dan potensi keagamaan lokal Kota Cilegon. Rahmatullah berharap MTQ ke-25 tidak hanya sukses terselenggara, tetapi juga mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah berkualitas dari putra-putri daerah.
“Harapannya, MTQ ini memberi manfaat bagi masyarakat dan menjadi wadah lahirnya qari-qariah serta hafiz-hafizah potensial dari Kota Cilegon,” pungkasnya. (Sari)
