Serang, pilarbangsa.id – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah berharap kepengurusan baru Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Banten masa bakti 2026–2030 mampu memajukan olahraga tinju di wilayahnya. Pembinaan atlet diharapkan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau pelosok desa dan sekolah guna melahirkan petinju berprestasi.
Harapan tersebut disampaikan Wagub Dimyati saat menghadiri pengukuhan Deden Apriandhi sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Pertina Banten di GOR Nambo Jaya, Kota Tangerang, Selasa (3/11/2026). Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pertina Ivanhoe Semen.
Dimyati menilai Deden memiliki kapasitas yang mumpuni untuk membawa Pertina Banten lebih maju. Selain memiliki jaringan yang luas, Deden juga menaruh minat besar pada olahraga bela diri.
Dimyati meminta pengurus baru untuk memperbanyak kompetisi, festival, dan pelatihan sebagai bentuk pembinaan atlet yang berkelanjutan. Ia menekankan, pencarian bibit unggul harus dimulai sejak usia sekolah, bahkan dari tingkat sekolah dasar (SD).
“Kalau kita latih anak-anak sejak SD, ke depan mereka bisa menjadi juara dunia. Kita berharap kelak ada juara dunia dari Banten,” ujar Wagub Dimyati.
Selain itu, Wagub Dimyati juga mendorong Pertina Banten untuk merangkul generasi muda di perdesaan yang belum mendapatkan akses fasilitas olahraga yang memadai. Menurutnya, olahraga tinju dapat menjadi wadah penyaluran energi yang positif bagi remaja, sehingga menjauhkan mereka dari perilaku menyimpang seperti perundungan maupun perkelahian antarpelajar.
Sementara itu, Ketua Pengprov Pertina Banten Deden Apriandhi menargetkan prestasi gemilang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Tangerang Selatan serta Pra-PON 2027. Pihaknya akan memaksimalkan waktu persiapan melalui berbagai kejuaraan daerah guna mengasah kemampuan dan mental bertanding para atlet.
“Kami membidik perolehan medali pada Pra-PON 2027. Mudah-mudahan melalui kejuaraan-kejuaraan daerah, para atlet semakin termotivasi dan terlatih secara optimal sebelum menghadapi petinju dari luar Banten,” kata Deden.
Guna memasyarakatkan olahraga ini, Deden juga berencana mendorong penyelenggaraan kejuaraan tinju tingkat nasional di Banten. Langkah strategis ini sekaligus bertujuan untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial.
Deden mengakui, sebaran potensi atlet tinju di Banten saat ini masih didominasi oleh wilayah Tangerang Raya dan Banten bagian timur. Oleh karena itu, pemerataan pembinaan, khususnya di wilayah Banten bagian selatan, menjadi salah satu program prioritas kepengurusan yang baru.
“Kami ingin olahraga tinju lebih memasyarakat dan diminati oleh pelajar di Provinsi Banten. Ke depan, sosialisasi akan digencarkan dengan menyasar siswa tingkat SMP dan SMA,” tuturnya.
Sebagai informasi, pengukuhan Pengprov Pertina Banten 2026–2030 ini dirangkaikan dengan penyelenggaraan Kejuaraan Daerah Tinju Amatir Piala Gubernur Banten yang berlangsung pada 2–5 November 2026 di Kota Tangerang. (red)
