Cilegon, pilarbangsa.id – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, memberikan apresiasi tinggi kepada PT ASDP Indonesia Ferry, kru KMP Batu Mandi, serta para nelayan yang berjibaku menyelamatkan penumpang saat kapal terbakar di perairan Merak, Selasa, (20/10/2026).
Apresiasi itu disampaikan Bambang usai meninjau langsung penanganan insiden di Kantor ASDP Cabang Merak, Rabu (21/10/2026).
Bambang menilai, kru kapal telah bertindak cepat dan sesuai SOP keselamatan pelayaran. Seluruh penumpang dilaporkan selamat tanpa korban jiwa.
“Saya lihat di video yang beredar, prosedurnya sangat tertib. Mulai dari bunyi alarm darurat, pembagian life jacket, sampai proses evakuasi ke sekoci, semua dijalankan sesuai standar internasional,” ujar Bambang.
Politisi yang akrab disapa BHS itu menyebut keberhasilan evakuasi ini patut diapresiasi. Ia bahkan mendorong agar kru KMP Batu Mandi mendapat penghargaan resmi.
“Alhamdulillah semua penumpang selamat. Saya apresiasi setinggi-tingginya untuk ASDP dan kru kapal karena sudah melakukan penyelamatan yang terbaik,” tegasnya.
Tak hanya kru kapal, Bambang juga menyoroti peran nelayan lokal yang dengan sigap datang ke lokasi kejadian dan membantu proses evakuasi.
“Peran nelayan sangat luar biasa. Mereka yang paling dekat dengan lokasi dan langsung membantu. Ini bentuk solidaritas kemaritiman yang harus kita jaga,” katanya.
Lebih lanjut, Bambang menegaskan insiden ini harus menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan di laut. Ia meminta pemerintah tidak memangkas anggaran lembaga penyelamat.
“Ini soal nyawa. Anggaran Basarnas, KPLP, dan Polairud jangan sampai dipotong. Harus diperkuat agar mereka bisa bekerja maksimal menyelamatkan masyarakat,” pungkasnya.
Ia berharap kejadian KMP Batu Mandi menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem keselamatan, kesiapan petugas, dan soliditas antar-instansi dalam penanganan darurat di laut. (Sari)
