Cilegon – pilarbangsa.id – PT ASDP Indonesia Ferry memastikan akan memberikan ganti rugi kepada seluruh penumpang KMP Batu Mandi yang menjadi korban kebakaran di perairan Merak, Selasa (20/10/2026). Saat ini pendataan barang hilang dan rusak tengah dilakukan bersama Jasa Raharja.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengungkapkan dari 420 penumpang yang sempat mendapat pemeriksaan medis di rumah sakit dan puskesmas, sebagian besar sudah kembali ke rumah. ASDP telah menyediakan transportasi untuk pemulangan penumpang.
Namun, masih ada tiga penumpang yang harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat cedera saat evakuasi.
“Tinggal tiga orang yang masih dirawat intensif. Ada yang kakinya terkilir, ada yang diduga retak tulang karena kondisi saat evakuasi yang panik. Kami pastikan akan kami pantau sampai benar-benar pulih dan bisa pulang ke keluarganya,” ujar Heru di Kantor ASDP Cabang Merak, Rabu (21/10/2026).
Heru menjelaskan, selain fokus pada pemulihan korban luka, pihaknya juga sedang melakukan verifikasi kerugian material. Tim ASDP mendata satu per satu barang penumpang, termasuk kendaraan dan barang pribadi yang terbakar atau hilang di kapal.
Proses ganti rugi akan mengacu pada data manifes penumpang dan kepemilikan kendaraan yang terdata saat kejadian.
“Semua barang yang terdampak kami data. Sudah kami verifikasi berdasarkan manifes dan kendaraan yang dibawa. Kami pastikan semua kerugian akan kami ganti bersama Jasa Raharja,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Heru juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelamatan penumpang, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, hingga nelayan di sekitar Pelabuhan Merak.
Menurutnya, bantuan nelayan sangat krusial sehingga proses evakuasi bisa berjalan cepat dan tidak menimbulkan korban jiwa.
“Mereka luar biasa. Berkat bantuan semua pihak, keselamatan penumpang bisa jadi prioritas utama dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” pungkasnya. (Sari).
