Cilegon – pilarbangsa.id – Kepedulian nelayan yang sigap membantu evakuasi penumpang KMP Batu Mandi di perairan Merak mendapat apresiasi dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Sebagai bentuk terima kasih, ASDP menyalurkan paket sembako kepada para nelayan yang terlibat langsung dalam penyelamatan, Rabu (21/10/2026).
Dirut ASDP, Heru Widodo, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada puluhan nelayan dan warga pesisir yang tanpa ragu turun membantu saat insiden kebakaran kapal terjadi.
“Kami apresiasi setinggi-tingginya untuk para nelayan. Di saat darurat, kepedulian mereka untuk membantu sesama sangat berarti. Ini adalah wujud nyata gotong royong dan kemanusiaan,” kata Heru.
Berdasarkan data ASDP, ada lebih dari 20 kapal nelayan dengan 58 orang nelayan dan masyarakat pesisir yang ikut serta dalam proses evakuasi penumpang. Respons cepat mereka menjadi bukti kuatnya solidaritas warga sekitar pelabuhan.
Menurut Heru, insiden KMP Batu Mandi menjadi bukti bahwa penanganan darurat di laut tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara operator, petugas, dan masyarakat.
“Sinergi inilah yang membuat penyelamatan bisa berjalan cepat. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia berharap, pemberian sembako ini bukan sekadar bantuan, tapi menjadi momentum mempererat silaturahmi antara ASDP dengan masyarakat pesisir di sekitar Pelabuhan Merak.
“Bagi kami, nelayan adalah bagian penting dari ekosistem pelabuhan. Mereka tumbuh bersama ASDP. Kami berkomitmen untuk terus membangun hubungan yang harmonis dan mendukung ekonomi sosial masyarakat sekitar,” tambah Heru.
ASDP memastikan penanganan pasca insiden KMP Batu Mandi terus berjalan, baik untuk pemulihan operasional maupun pendampingan penumpang yang terdampak. (Sari)
