SAMOSIR — PilarBangsa.id — Desa Janjiraja yang berada di Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir, menyimpan pesona alam dan kearifan lokal yang layak dikembangkan menjadi tujuan wisata andalan. Salah satu kawasan yang menarik perhatian di desa ini adalah Kampung Tapian Nauli, tempat yang kaya akan jejak sejarah leluhur sekaligus potensi alam yang asri.
Di kawasan Kampung Tapian Nauli tumbuh sebatang pohon mangga yang menjadi saksi bisu warisan turun-temurun. Pohon ini dulunya ditanami dan dijaga dengan penuh ketelatenan oleh almarhum Op. Lisken Sitinjak atau yang juga dikenal dengan nama Molken Sitinjak. Sejak masa hidupnya hingga kini, pohon mangga tersebut terus berbuah lebat dan menghasilkan panen yang baik. Hasil buahnya senantiasa dinikmati dan dijaga manfaatnya bagi keturunan serta keluarga besar almarhum Op. Lisken Sitinjak hingga saat ini.
Kehadiran pohon mangga warisan ini bukan sekadar hasil pertanian biasa. Ia menjadi simbol kasih sayang, kerja keras, serta warisan yang tetap hidup bagi seluruh keluarganya. Di samping itu, Kampung Tapian Nauli dan lingkungan Desa Janjiraja secara umum menyimpan bentang alam yang indah, suasana lingkungan yang tenang, serta tata kehidupan masyarakat yang masih erat menjaga nilai-nilai adat dan kekeluargaan.
Pengembangan potensi wisata di kawasan ini diharapkan tidak hanya menampilkan keindahan alam semata, melainkan juga melestarikan kisah-kisah sederhana namun bermakna seperti pohon mangga peninggalan leluhur tersebut. Alam yang terjaga, hasil bumi yang memberi manfaat berkelanjutan, serta warisan yang tetap menghidupi keturunannya adalah kekayaan yang patut dijaga bersama demi kebaikan masa depan. (Parotua)
