Cilegon ,pilarbangsa.id — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, melaksanakan kegiatan latihan teater bagi warga binaan melalui kolaborasi bersama Komunitas Progresif Indonesia, Jumat (16/10/26). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan pembinaan yang kreatif sekaligus memberikan ruang bagi warga binaan dalam menyalurkan bakat dan mengembangkan potensi diri melalui seni pertunjukan.

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan mengikuti latihan teater sebagai sarana untuk mengasah kemampuan seni peran, meningkatkan kepercayaan diri, serta membangun kedisiplinan dan kekompakan. Kolaborasi bersama Komunitas Progresif Indonesia diharapkan dapat memperkaya proses pembinaan melalui pendekatan seni dan kreativitas yang positif.

Kepala Lapas Cilegon, Wahyu Trah Utomo, mendukung pelaksanaan kegiatan pembinaan yang melibatkan kolaborasi dengan berbagai komunitas. Menurutnya, ruang berekspresi melalui seni dapat menjadi sarana bagi warga binaan untuk menggali potensi, membangun karakter, dan mengembangkan keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan mereka ke depan.

Melalui sinergi bersama Komunitas Progresif Indonesia, Lapas Cilegon terus berupaya mendorong pelaksanaan pembinaan yang produktif, humanis, dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari proses pembentukan pribadi yang lebih baik serta mempersiapkan warga binaan untuk kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Kolaborasi ini sekaligus mencerminkan pentingnya dukungan berbagai pihak dalam mewujudkan pembinaan pemasyarakatan yang memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk terus belajar, berkarya, dan mengembangkan diri. (Sari)